Rabu, 23 Mei 2012

model pembelajaran

di Indonesia ini model pembelajaran terhadap siswa  masih kurang menarik dan kurang memberikan rasa tersendiri bagi siswa,,,, kenapa???
selama ini yang kita tahu, pembelajaran siswa baik itu SMA. maupun SD itu sama. mereka memakai sistem ceramah , jdi murid hanya mendengarkan , sambil ngantuk - ngantuk . bahkan sambil tidur.
seharusnya para guru disini bisa memperhatikan pembelajaran yang diinginkan para siswa- siswinya.

karya tulis ilmiah

Karya ilmiah merupakan karya tulis yang berisi suatu pembahasan ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis. Untuk memberitahukan sesuatu hal secara logis dan sistematis kepada para pembaca. Karya ilmiah biasanya ditulis untuk mencari jawaban mengenai sesuatu hal dan untuk membuktikan kebenaran tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan. Istilah karya ilmiah disini adalah mengacu kepada karya tulis yang menyusun dan penyajiannya didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Dalam penulisan, baik makalah maupun laporan penelitian, didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan penyajian karya semacam itu didahului oleh studi pustaka dan studi lapangan. Ada berbagai definisi tentang karya ilmiah, diantaranya sebagai berikut :

  • Menurut Hery Firman, karya ilmiah  adalah laporan tertulis dan ai publikasikan dipaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang teliah dilakukan oleh seorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
  • Dalam buku yang di tulis Drs.Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi disebutkan bahwa karya ilmiah merupakan serangkaian kegiatan penulisan berdasarkan hasil penelitian, yang sistematis berdasar pada metode ilmiah, untuk mendapatkan jawaban secara ilmiah terhadap permasalahan yang muncul sebelumnya.
  • Menurut Brotowidjoyo, karya ilmiah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut Metodologi penulisan yang baik dan benar.

strategi pembelajaran efektif

Menurut Dougla Graham (Golu 2003) ada 4 faktor yang merupakan dasar kepatuhan seseorang terhadap nilai–nilai tertentu :
  1. Normativist : Kepatuhan yang terdapat pada norma – norma hokum.
  2. Integralist : Kepatuhan yang di dasarkan pada kesadaran dan pertimbangan – pertimbangan yang rasional.
  3. Fenomalist : Kepatuhan berdasarkan suara hati atau sekedar basa – basi.
  4. Hedonist : Kepatuhan berdasarkan diri sendiri.
Golu (2005) menyimpulkan tentang nilai tersebut :
  • Nilai tidak bisa di ajarkan tetapi di ketahui dari penampilannya.
  • Pengembangan dominan efektif pada nilai tidak bisa di pisahkan dari aspek kognitif dan psikomotorik.
  • Masalah nilai adalah masalah emosional dan karena itu dapat berubah, berkembang, sehingga bisa di bina.
  • Perkembangan nilai atau moral tidak akan terjadi sekaligus, tetapi melalui tahap tertentu.

media pengajaran





Menurut Soendjojo mengatakan pengertian media pengajaran “Media adalah semua bentuk perantara yang dipakai orang penyebar ide sehingga gagasan itu sampai pada penerima”.  Sedangkan menurut Sadiman mengatakan "Media adalah segala alat fisik yang dapat menyatakan pesan serta perangsang siswa untuk belajar".  Hakekat pemilikan dan penggunaan media adalah keputusan untuk memahami, tidak memakai atau mengadaptasikan media terhadap siswa, tidak sekedar memakai media, tetapi harus memilih kriteria dan menggunakan media salah satu dasar pertimbangan pemilihan dan penggunaan media adalah ingin memberikan gambaran / penjelasan yang lebih kongkrit. Disamping hal tersebut di atas masih ada beberapa faktor yang perlu juga diperhatikan antara lain tujuan instruksional yang hendak dicapai, karakteristik siswa (sasaran, jenis rangsangan belajar yang diinginkan) dalam hubungan dengan kriteria pemilihan dan penggunaan media menurut pandangan Sadiman (1986 85) mengatakan “Pemilihan media seyogyanya tidak terlepas dari pokok permasalahan bahwa media merupakan komponen dari sistem instruksional secara keseluruhan” Dengan demikian jelas, bahwa pemilihan dan penggunaan media sebaiknya tidak terlepas dari tujuan utamanya, yaitu bahwa media merupakan komponen dari sistem instruksional karena itu meskipun tujuan dari isinya sudah dikaitkan tetapi faktor-faktor karakteristik siswa strategi belajar mengajar alokasi waktu dari sumber perlu sekali dipertimbangkan. Jika dilihat dari pendapat di atas jelaslah penggunaan media dalam proses belajar mengajar dilakukan secara baik serta optimal akan membawa dampak positif terhadap guru dan siswa.

faktor - faktor yang mempengaruhi hasil belajar

hasil merupakan bentuk gambaran keberhasilan individu setelah meyalurkan bakat, minat dan motivasinya dalam kegiatan belajar, jadi pretasi belajar tidak terlepas dari faktor internal maupun eksternal. Secara spesifik faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah sebagai berikut :
a. faktor internal (psikolologis)
  •   adanya motivasi
  • konsentrasi 
  • reaksi
b. faktor eksternal
  •  lingkungan keluarga 
  • lingkungan masyarakat
  • lingkungan sekolah
pentingnya pendidikan- Pendidikan merupakan ilmu yang dapat kita pelajari. Dengan kata lain, pendidikan sangat erat kaitannya dengan pengetahuan. Di era globalisasi seperti sekarang ini, pendidikan memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan taraf hidup. Bahkan, sebuah penelitian di Amerika Serikat menyatakan bahwa tingkat kesejahteraan pada umumnya sangat bergantung pada tinggi rendahnya tingkat pendidikan. Seseorang dengan pendidikan yang tinggi akan memiliki tingkat kesejahteraan yang baik, sebaliknya seseorang dengan pendidikan yang rendah akan memiliki tingkat kesejahteraan yang kurang baik. Mungkin anggapan itu tidak benar seutuhnya, banyak orang di luar sana yang berpendidikan rendah, tetapi mereka mempunyai tingkat kesejahteraan yang tinggi.
Pendidikan yang tinggi memang bukan suatu syarat mutlak untuk mencapai kesuksesan. Tetapi, paling tidak pendidikan dapat memberikan jaminan bagi kehidupan seseorang. Semakin ketat persaingan yang terjadi membuat peranan pendidikan semakin penting. Tidak kita pungkiri bahwa sebagian besar orang yang berpendidikan tinggi lebih cerdas dalam menyelesaikan masalah yang di hadapinya. Pendidikan pun secara tidak langsung dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang. Pendidikan itu ibarat bekal di masa depan dimana semakin ketatnya persaingan antara masing-masing pribadi. Lalu, bagaimana dengan anggapan bahwa wanita tidak harus mengenyam pendidikan yang tinggi? Anggapan seperti itu tentu masih sering kita dengar sekarang ini. “Perempuan tidak perlu berpendidikan tinggi, karena pada akhirnya kaum perempuan hanya akan bekerja di dapur .” Apakah anggapan seperti itu benar? Ya, kewajiban seorang perempuan memang mengurus rumah tangga dan tentunya menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik, itu telah menjadi kodratnya dalam kehidupan. Lalu, apa dengan alasan itu perempuan tidak perlu berpendidikan? Apakah sia-sia bila seorang perempuan berpendidikan tinggi?

Sedikit banyak kita ketahui, zaman telah mulai berubah. Dahulu, seorang laki-laki identik dengan tugasnya yang mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan seorang perempuan bekewajiban untuk mengurus dan mendidik anak, serta menjadi seorang ibu rumah tangga. Tetapi, zaman sekarang perempuan juga bisa melakukan tugas seorang laki-laki untuk mencari nafkah tanpa mengesampingkan kewajibannya sebagai seorang ibu rumah tangga. Perempuan tentunya juga berhak untuk mengenyam pendidikan yang tinggi. Perempuan berhak untuk mengejar cita-cita nya. Jadi, tidak ada anggapan bahwa pendidikan tinggi untuk perempuan itu sia-sia. Pendidikan bagi perempuan juga dapat menjadi bekal di masa mendatang. Tentunya, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok, lusa, setahun, atau sepuluh tahun lagi. Bila suatu keadaan mendesak terjadi, perempuan pun bisa menggantikan peran seorang laki-laki untuk menafkahi keluarganya.
Pendidikan Indonesia selalu gembar-gembor tentang kurikulum baru...yang katanya lebih oke lah, lebih tepat sasaran, lebih kebarat-baratan...atau apapun. Yang jelas, menteri pendidikan berusaha eksis dengan mengujicobakan formula pendidikan baru dengan mengubah kurikulum.

Di balik perubahan kurikulum yang terus-menerus, yang kadang kita gak ngeh apa maksudnya, ada elemen yang benar-benar terlupakan...Yaitu guru! Ya, guru di Indonesia hanya 60% yang layak mengajar...sisanya, masih perlu pembenahan. Kenapa hal itu terjadi? Tak lain tak bukan karena kurang pelatihan skill, kurangnya pembinaan terhadap kurikulum baru, dan kurangnya gaji. Masih banyak guru honorer yang kembang kempis ngurusin asap dapur rumahnya agar terus menyala.

Guru, digugu dan ditiru....Masihkah? atau hanya slogan klise yang sudah kuno. Murid saja sedikit yang menghargai gurunya...sedemikian juga pemerintah. banyak yang memandang rendah terhadap guru, sehingga orang pun tidak termotivasi menjadi guru. Padahal, tanpa sosok Oemar Bakri ini, tak bakal ada yang namanya Habibi.

Selasa, 24 April 2012

assalamu'alaikum,,,, tmnd" smua..
tlisan sya kali ne , mw  mnginfrmsikan buat tmnd" & jga sluruh mhasiswa UIN sunan kalijaga Yogyakarta, bahwa sebulan kdepan liberty akan mngdakan "penggalangan sejuta buku for Indonesia" untk mmbantu para TBM bsrta mdrasah - mdrasah yg mmbthkan buku" trsebt,,,, so  smbngkan buku anda k jalan yg lbh brmanfaat, dari pda nganggur gk dbca,,, occcccccccccccccccc,,,!!!1
& stiap fakultas ada stndny msng" ,
bgi yg  mw mnyumbngkan bku dg jmlah bnyak , akn kami sdiakan pnitia pnjemputan buku,,,
good luck

Rabu, 18 April 2012

selamat buat adek - adek SMA

assalamu'alaikum,,,,,

selamat berjuang menghadapi ujian nasional, buat adek - adek SMA yg sedang berlangsung selama 4 hari... tunjukkan  kalo kaliyan pasti bisa,, dan yakinlah kalo anda itu bisa..
 perguruan - perguruan tinggi negeri sudah menunggu kedatngan kaliyan,,,, semoga sukses dengan nilai yang memuaskan
,,,,,,,,,,,,,,,, don't forget pray to allah..& fighting!!!

Jumat, 30 Maret 2012

pentingnya belajar dari berbagai hal

bismillahirakhmaanirakhiim

      ada sebuah kisah dari seorang anak yang  sangat bodoh, malas,nakal dan sangat tetinggal dengan teman - temannya. sejak dia pertama masuk, pelajaran yang dibawakan oleh gurungya pun tidak pernah diperhatikan dan dihiraukan. waktu ujian pun hasilnya selalu dapat merah. orang tua capek" mencari uang untuk anaknya  dengan harapan supaya sekolah agar bisa memperbaiki dan meneruskan perjuangan bangsa, skan tetapi seorang anak selalu menyia- nyiakan hal itu. padahal di luar sana banyak anak - anak jalanan  yang tidak bisa mengenyam pendidikan di bangku sekolah, akan tetapi mereka berharap besar agar dapat bersekolah seprti teman-teman yang lain. pada suatu ketika si anak yang malas dan tertinggal ini sedang ada  ujian . dimana ujian itu adalah sebagai penentuan kelulusan untuk bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. pada saat itu ujian sedang berlangsung . si anak ini tidak satupun bisa mengrjakan soal yang diujikan. mw nyontoh teman  sebelah ,, tidak bisa . mw nyontek buku apalagi, semakin gk bisa. jalan satu - satunya adalah  jawaban dikosongi.



to be continue,,,,,

Selasa, 13 Maret 2012

bismillahirrokhmaanirokhiim

selamat siang,,,, sahabat semua!!!
kali ini saya akan berbagi cerita tentang pendidikan di luar negeri,,  setelah  ditelusur- telusur ternyata pendidikan di luar negeri itu sangat bagus. buktinya yaitu dari sejak usia TK - SD , sistem belajar mereka pada saat jam pelajaran berlangsung para siswa dituntut untuk mencatat semua  materi yang sedang diterangkan,dan itu diberlakukan untuk semua pelajaran dan setiap hari. setelah satu tahun  pembelajaran berlangsung catatan dari semua siswa tersebut dikumpulkan, dibukukan. dengan begitu para siswa bisa menciptakan dan menghasilkan karya - karya yang bemanfaat untuk orang lain...
nah , dari TK diajarkan seperti itu . maka setelah sampai di perguruan tinggi mereka sudah menghasilkan karya yang sangat banyak ......

      andaikan , sistem pembelajaran tersebut diterapkan di Indonesia,, maka Indonesia mempunyai banyak karya pada saat ini,,,,!!!!

Selasa, 06 Maret 2012

bismillaahhirokkhmaanirakhiim,,,

kaifal khaal temnd" smua,,,,,!!!!
mudah" an slalu baik" saja,,,
disini saya akan berbagi cerita sedikit tentang para mahasiswa jurusan ilmu perpustakaan & informasi fk adab & ilmu budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ,
para mahasiswa jurusan ipi mempunyai satu organisasi  atau perkumpulan komunitas  yang didalamnya terdapat kumpulan para mahasiswa ipi & pii . komunitas tersebut bernama liberty (librarian * educational * relationship * community) di dalam liberty itu sendiri memeiliki banyak devisi yakni ada kecapi (tulis menulis) , ada forkip ( kumpulan diskusi & bljar kelmpok para mahasiswa ipi maupun pii), kewirausahaan dan kepustakawanan....
kereeeen kan para mahasiswa ipi ...!!!  dan baru saja liberty mengadakan talkshow dg 3 dosen besar ipi  pada tgl 5 maret 2012 yg bertemakan "being librarian",,,

sekiannnn

Selasa, 21 Februari 2012

mengapa,,,,???

Bismillaahirakhmaanirakhiim,,
 mengapa pendidikan di Indonesia kurang maju dibanding dengan pendidikan di luar negeri,,,,???

  • dari segi perlengkapan pendukung aktivitas belajar para siswa dan tenaga pengajar antara pendidikan di Indonesia dengan di Luar negeri memiliki perbedaan yang sangat besar.
  • siswa  yang sekolah di luar negeri, mereka dilatih untuk mandiri . dalam artian mandiri yaitu mereka tetap belajar meskipun gurunya tidak hadir dalam ruangan. berbeda dengan siswa di Indonesia, gurunya tidak hadir, malah senang - senang dan dibuat bermain
  • siswa luar negeri tidak mudah puas dengan materi - materi yang didapat di dalam kelas. mereka suka mencari bahan ajar dari luar contohnya di perpustakaan . sedangkan siswa Indonesia pergi ke Perpustakaan saja bisa dihitung dengan jari selama belajar di sekolahan tersebut.
sekarang tergantung kita , mau berubah menjadi lebih maju ! atau mengikuti ketidak majuan pada saat ini,,,,,??
  



Rabu, 15 Februari 2012

pendahuluan

Bismillaahirakhmaanirrokhiim
mendengar kata PENDIDIKAN,,,kira - kira apa yang terbayang  di fikiran anda kawan????

sebuah pendidikan tidak harus didapat di bangku sekolah, kuliyah ataupun majlis - majlis yang lainnya akan tetapi di manapun  kaki kita berpijak, kita bisa mendapatkan pendidikan itu.Sebagai seorang yang berpendidikan wajib bagi kita untuk belajar. sedangkan belajar itu sendiri bisa dengan cara menulis, mendengar dan membaca sebagaimana Firman Allah yang pertama kali diwahyukan kepada Utusan-Nya dalam (QS: Al-'alaq: 1-5). Dari situ kita tahu bahwa membaca itu sangatlah penting bagi kita sebagai seorang pelajar. Karena dengan membaca kita tahu dunia luar yang tidak pernah terbayangkan dibenak kita sebelumnya (mungkin).
Kita tidak hanya berhenti  di ayat Alquran di atas. didalam hadits pun pernah disebutkan bahwa mencari ilmu itu penting, yang artinya : " carilah ilmu  walaupun di negeri cina" (al -hadits) dan di hadits lain juga disebutkan "carilah ilmu dari buaian ibu sampai ke liang lahat "(al - hadits). dari kedua hadits yang telah disebutkan diatas dan beberapa ayat dari surat yang ada di dalam Alquran kita tahu akan pentingnya ilmu. So, mari kita  berlomba - lomba untuk mencari ilmu....!!!

saat ini  pendidikan tidak lagi menjadi hal yang tabuh diperbincangkan oleh semua masyarakat, baik itu dari kalangan (mampu / tidak mampu). Dulu pendidikan hanya sebatas untuk orang - orang yang berada, akan tetapi sekarang ini untuk menjadi seorang sarjana tidak harus menunggu keadaan yang mapan dan berada. Hampir seluruh Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta telah menyediakan besiswa bagi  semua mahasiswa yang berprestasi dan yang membutuhkan pastinya. So,  bagi teman - teman dan para pembaca tetap semangat dan beristiqomah untuk menjalankan aktivitas berpendidikan anda, karena suatu saat ilmu itu akan berguna di hari yang tidak pernah kita sangka- sangka.

ikuti dan baca terus ,,,, postingan - postingan terbaru dari saya...!!!OC,,,!

Mukena bahan Rotary HQ Rp. 115.000 Mukena bahan Rotary HQ Rp. 115.000 Mukena bahan Rotary HQ Rp. 115.000 Mukena bahan Rota...